Menuntut Haknya, 23 Subkontraktor PT PHR Sampaikan Keluhan ke LAM
Kota Pekanbaru (Riau), LPC
Puluhan subkontraktor yang terlibat dalam proyek renovasi rumah di kompleks perumahan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) di Duri, Riau, mengadu ke Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau pada Senin (10/3/2025). Mereka menuntut pembayaran atas pekerjaan yang telah diselesaikan sejak tahun 2023 dan 2024.
Para subkontraktor, yang tergabung dalam 23 subkontrak di bawah naungan PT Sentra Multikarya Infrastruktur (SMI), menyatakan bahwa mereka telah menyelesaikan pekerjaan renovasi rumah sesuai dengan perjanjian kontrak. Tagihan (invoice) telah diserahkan dan dinyatakan final, namun pembayaran tak kunjung diterima.
"Kami telah berusaha mencari jalan keluar, bahkan sampai ke kantor pusat SMI di Bandung, namun tidak ada kejelasan," kata Ruslan, salah satu perwakilan subkontraktor, dalam pertemuan di ruang rapat Dewan Pimpinan Harian (DPH) LAM Riau.
Menurut para subkontraktor, mereka telah mengikuti alur proses pembayaran yang disampaikan oleh pihak PHR Rumbai pada 2 Desember 2024. Dokumen tagihan dari SMI diproses oleh PHR, lalu dikirim ke bagian keuangan Pertamina Pusat di Jakarta. Proses ini diklaim memakan waktu 21 hari hingga dana dicairkan dan ditransfer ke SMI Bandung.
"Kami merasa ditipu oleh SMI," ujar Delfira, subkontraktor lainnya. "Kami sudah menyelesaikan pekerjaan, tetapi uang kami tidak dibayar."
Para subkontraktor mengaku telah berulang kali menghubungi Direktur Utama SMI, Philipus Leonard Simatupang, namun hanya menerima janji-janji kosong. Mereka berharap LAM Riau dapat menjadi jembatan antara mereka dan PHR, mengingat PHR turut terlibat dalam proses pelaksanaan pekerjaan di lapangan melalui penandatanganan dokumen.
Dalam pertemuan tersebut, delapan tokoh LAM Riau, termasuk Datuk H. Tarlaili dan Datuk H. Zulkarnain Nurdin, berjanji untuk membantu dan memanggil pihak SMI dan PHR guna menyelesaikan masalah ini.
Pertemuan yang berlangsung pada pukul 14.00 WIB itu dihadiri pula oleh Sekum DPH LAMR, Datuk Arman, serta sejumlah subkontraktor lainnya seperti Jhon dan Lifia Murni. Tembusan surat pengaduan juga disampaikan kepada Ketua Umum Majelis Kerapatan Adat (MKA).
"Kami sangat berterima kasih atas kesediaan LAM Riau untuk membantu kami," kata Ruslan.
Kasus ini menyoroti permasalahan yang sering dihadapi oleh subkontraktor di Indonesia, terutama dalam proyek-proyek besar yang melibatkan perusahaan-perusahaan BUMN. Keterlambatan pembayaran dapat berdampak signifikan pada kelangsungan usaha para subkontraktor, yang sebagian besar merupakan usaha kecil dan menengah.***
Wujudkan Budaya HSSE Generative, PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai Sumbang 600 Kantong Darah Peringati Bulan K3 2026
Kota Dumai (Riau), LPCDalam semangat Gerakan Nasional (Gernas) Bulan K3 2.
Brimob Sumut Turun ke Sungai, Aksi Nyata Menjaga Kehidupan dan Masa Depan Kota Medan
Medan (Sumut), LPCKepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan oleh.
Jamin Kelancaran Distribusi, Babinsa Merbau Pantau Operasional Unit SPPG di Yayasan Bakti
Bengkalis (Riau), LPC Kegiatan Makan Sehat Bergizi operasional Unit .
Ingatkan Larangan Bakar Lahan, Babinsa Koramil 06/Merbau Edukasi Warga Desa Lukit
Bengkalis (Riau), LPCBabinsa Koramil 06/Merbau melaksanakan patroli pence.
Brimob Sumut Antar Anak-Anak Desa Garoga Tetap Bersekolah di Tengah Dampak Bencana
Tapsel (Sumut), LPCKepedulian terhadap masa depan generasi muda terus dit.
Brimob Sumut Kawal Huntara, Lingkungan Batang Toru Kembali Tertata
Tapsel (Sumut), LPCPersonel Batalyon C Satuan Brimob Polda Sumatera Utara.








